.

Laptop untuk Video Editing


Bila anda berniat membeli laptop untuk video editing, maka beberapa spek penting harus anda perhatikan. Mulai dari spek hardware untuk video editing, sampai program pendukung yang akan digunakan, akan menentukan kestabilan sistem dalam mengedit video. Kalau sekedar video low quality, maka laptop standar bisa digunakan. Namun pada editing video yang high quality, membutuhkan spek laptop yang handal.

Memang kalau anda mengikuti perkembangan video di youtube, video HD semakin digemari. Meskipun yang biasa juga masih ada, tapi pengunjung youtube lebih suka menikmati video HD. Kualitas videonya memang menarik, lebih jernih, lebih menyenangkan untuk dilihat. Namun membutuhkan spek laptop yang high-end untuk menikmati video HD tersebut.

Video HD memang menguras begitu banyak RAM. Bila RAM terbatas, maka tampilan video akan “amburadul”. Begitu pula saat mengedit video HD, kekurangan RAM dan spek laptop yang tidak memadai, akan membuat editing menjadi lambat, dan mungkin gagal.

RAM berperan penting dalam editing video.

Sebenarnya sistem bisa menggunakan freespace di hardisk sebagai RAM. Namun karena akses rate hardisk lebih rendah dari RAM, maka saat sistem menggunakan RAM hardisk, prossesingnya akan menjadi lambat. Meskipun beberapa hardisk tipe baru memiliki akses rate maupun RPM yang lebih tinggi. Namun tetap tidak bisa menggantikan peran RAM di sistem.

Penggunaan freespace di hardisk yang terus menerus cenderung membuat sistem bisa overheating. Dan konsekuensinya sistem bisa hang atau mati, yang bisa membuat editing video menjadi gagal. Maka RAM yang cukup akan membuat editing video bisa berhasil.

Bila anda membeli laptop untuk editing video, maka usahakan RAM-nya sudah cukup tinggi. Dan usahakan RAM-nya upgradable, maksudnya RAM bisa ditambah kapasitasnya, atau bisa diganti dengan yang lebih tinggi. Ini untuk bisa mengikuti perkembangan program di masa datang.

Spek grafis adapter yang berkualitas.

Memang untuk editing video memerlukan akselerasi grafis yang optimal. Maka perlu grafis adapter sekelas ATI atau NVIDIA, dengan tambahan memori onboard. Dan tentunya dengan harga yang tidak murah.

Grafis adapter adalah backbone dalam editing video, perannya tak tergantikan oleh grafis adapter standar. Beberapa program editing memang merekomendasikan grafis adapter yang handal. Kalau tidak, program editing biasanya tidak berhasil. Atau kualitas editingnya rendah, dan tidak menarik.

Hampir semua program video editing memerlukan codec, yang biasanya tidak disediakan oleh OS laptop. Dan biasanya video editing tidak akan berfungsi, tanpa adanya codec ini. Meskipun banyak site yang menyediakan codes, usahakan mendapatkan langsung dari sumber yang terpercaya atau trusted source.

Sistem pendingin yang handal.

Program video editing membuat sistem berakselerasi maksimal. Biasanya komponen prossesor, RAM, chipset, akan berada pada top performa. Dan akibatnya panas atau overheating bisa terjadi. Maka laptop untuk video editing perlu sistem pendingin yang handal.

Memang laptop untuk video editing cenderung memiliki masa pakai yang lebih pendek. Karena akselerasi sistem yang tinggi, membuat komponen laptop mudah aus. Beberapa lebih menyukai dekstop daripada laptop.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved