logo blog
Selamat Datang Di Infotipso
Terima kasih atas kunjungan Anda di Infotipso,
semoga bisa bermanfaat dan memberikan pengetahuan pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Kenapa Air Laut Asin?


Tentu bagi yang pernah berlibur di pantai dan tak sengaja menelan air laut, akan timbul sebuah pertanyaan, kenapa air laut kok rasanya asin? Kok tidak seperti air di danau yang berasa tawar. Atau tidak juga sama dengan air yang biasa kita minum. Kenapa bisa berbeda rasanya?

Sebenarnya semua air memiliki rasa asin, baik itu air minum, air sungai, maupun air hujan. Hanya kandungan garam yang dimiliki tidak seperti air laut. Kandungan garam pada air laut biasanya sekitar 35 o/oo, yang berarti ada 35 gram Sodium dalam 1000 gram air laut. Sedang kandungan garam pada air minum atau air hujan jauh lebih sedikit, mungkin kurang dari 5 o/oo.

Lalu kenapa air laut lebih asin atau memiliki kandungan garam yang lebih banyak? Banyak faktor yang menyebabkan air laut lebih asin dari jenis air lainnya. Faktor utama adalah penguapan pada air laut, sehingga tersisa unsur sodium atau garam pada air laut. Penguapan ini terjadi terus menerus, selama matahari menyinari lautan, maka proses penguapan akan terus berjalan. 

Contoh sederhana adalah pada saat proses pembuatan garam. Air laut yang dialirkan ke tambak-tambak garam akan melewati proses penguapan oleh sinar matahari. Mungkin dibutuhkan beberapa hari sebelum air laut di tambak menguap habis dan tertinggal kristal-kristal garam di tambak tersebut.

Lalu kenapa air laut yang mengalami proses penguapan secara terus menerus kandungan garamnya tidak bertambah lebih asin? Kandungan garam di lautan memang bervariasi, tergantung letak dari air laut tersebut. Air laut yang terletak di dekat muara sungai lebih rendah kadar garamnya daripada yang di tengah lautan. Demikian pula yang berada dekat kutub, memiliki kandungan garam lebih rendah. Namun kandungan garam di lautan menjadi tetap pada konsentrasi 35 sampai 40 o/oo, karena sudah mencapai tahap keseimbangan. 

Tahap keseimbangan ini didapat karena dipengaruhi oleh banyak faktor. Saat proses penguapan dan berubah menjadi air hujan, akan mengalir ke sungai dan menuju ke laut. Ini akan mengurangi kandungan garam yang tertinggal karena proses penguapan. Juga di lautan ada proses pengendapan unsur sodium menjadi unsur lainnya yang membuat kadar garam di lautan menjadi konstan.

Namun kadar garam tertinggi yaitu 40 o/oo didapat di laut merah dan Teluk Persia. Hal ini lebih disebabkan karena proses penguapan yang konstan, sedang sedikit aliran air dari sungai yang menuju ke Teluk Persia maupun laut merah. Jadi tempat tersebut memiliki ratio keseimbangan yang berbeda dengan lautan di tempat lainnya.

Sebenarnya air laut tidak hanya mengandung sodium atau garam saja. Para ahli memperkirakan ada sekitar 72 unsur mineral yang terkandung pada air laut. Hanya ratio komponen di luar sodium menjadi lebih kecil karena dipengaruhi oleh kehidupan hewan dan tumbuhan di lautan. Peran biota laut sangat penting dalam proses keseimbangan unsur mineral di lautan.

Jadi kenapa air laut berasa asin? Jawaban pastinya air laut berasa asin dipengaruhi oleh banyak faktor dan faktor utama adalah proses penguapan pada air laut yang membuat unsur sodium tertinggal dan terkonsentrasi di lautan. Inilah yang membuat air laut berasa asin.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Custom Search

G+ Followers

Selamat datang di Infotipso kami sedang melakukan survey untuk memperbaiki layanan web kami teruskan logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved
-->