.

Makanan Penyebab Kanker

Apa saja makanan penyebab kanker? Bisa saja semua makanan menyebabkan kanker, jika di dalamnya terkandung zat kimia tambahan atau additif. Yang biasanya digunakan untuk menambah rasa, menambah warna atau penampilan dan menambah masa kedaluarsa suatu produk makanan. Yang jelas zat kimia tambahan atau additif memang merupakan karsinogen, maka hati-hatilah ketika mengkonsumsi suatu produk kemasan. Perhatikan komposisinya bisa jadi banyak zat additif di dalam produk kemasan tersebut.

Memang gaya hidup modern yang serba cepat merubah gaya hidup konservatif menjadi "super cepat", jadilah makanan kemasan dan cepat saji menempati urutan pertama konsumsi di masyarakat. Industrialisasi produk makanan yang didukung teknologi modern sering mentoleransi adanya zat kimia dalam makanan selama tidak melewati ambang batas yang diijinkan pihak berwenang. Padahal zat kimia yang terkoleksi di dalam tubuh membuat sel kanker berpacu dengan sel tubuh dalam pertumbuhannya di dalam tubuh. Maka munculah penyakit kanker.

A. Zat additif penyebab kanker.

Hal ini bisa saja terjadi, karena mungkin anda makan makanan dalam kemasan yang bahan additifnya diijinkan oleh pihak berwenang. Tapi jika anda makan tiap hari dan berlebihan, maka zat additif pada makanan kemasan tadi akan terkumpul dalam tubuh. Dan pasti akan berpengaruh pada perkembangan sel kanker dalam tubuh kita.


Jadi kembali ke gaya lama, memasak makanan segar sendiri lebih dianjurkan dalam pola hidup sehat. Karena ketika ada waktu untuk sakit, maka gunakan waktu tersebut untuk memasak makanan sendiri. Itu lebih baik daripada mengkonsumsi makanan dalam kemasan ataupun makanan cepat saji.

B. Beberapa makanan penyebab kanker yang harus anda hindari:

Pemanis, penyedap, pengawet.

Hindari semua makanan yang ada pemanisnya, penyedapnya, dan pengawet dalam suatu produk. Anda bisa cek label yang terdapat dalam kemasan tersebut. Walaupun itu sebuah makanan organik, selalu waspadai labelnya, apakah mengandung pengawet, penyedap dan pemanis.

Minyak goreng yang terhidrogenisasi.

Dalam prosesnya minyak goreng ini dipanaskan dengan adanya hidrogen dan metal katalis, sehingga memperpanjang umurnya, namun berakibat menjadi lemak trans atau lemak tak jenuh, yang merupakan faktor penyebab kanker. Maka hati-hatilah terhadap kemasan yang ada tulisan minyak terhidrogenisasi.

Pewarna jenis sodium nitrat

Beberapa industri makanan meningkatkan penampilan produk makanan mereka dengan menambahkan zat pewarna agar lebih menarik, seperti penggunaan sodium nitrat. Padahal sodium nitrat adalah karsinogen. Hati-hatilah pada daging yang kelihatannya sangat merah, sosis yang warnanya terlihat mencolok, kentang goreng yang warnanya kuning cemerlang, karena bisa jadi ada sodium nitratnya tanpa anda tahu.

Memang anda harus berhati-hati mengkonsumsi produk kemasan maupun makanan cepat saji. Jika ingin hidup sehat hindari makanan tersebut, makan makanan yang sehat. Terutama makanan yang segar, dimasak sendiri dan tanpa digoreng. Mencegah lebih baik daripada mengobati kanker.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved