logo blog
Selamat Datang Di Infotipso
Terima kasih atas kunjungan Anda di Infotipso,
semoga bisa bermanfaat dan memberikan pengetahuan pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Makanan Penyebab Alergi

A. Penyebab alergi.

Sebenarnya semua makanan bisa menyebabkan alergi. Tapi para peneliti menegaskan hanya sekitar 90 persen yang benar-benar menyebabkan alergi. Dan ini tidak mengharuskan anda berhenti mengkonsumsi makanan tersebut. Karena hanya untuk orang yang merasa alergi ketika mengkonsumsi makanan tersebut, maka orang tersebut harus menghindarinya.

Tiap daerah atau negara mungkin akan berbeda jenis makanan penyebab alerginya. Tapi semua juga memiliki makanan yang sama dalam menyebabkan alergi. Seperti: telur, kacang, susu, gandum dan kedelai. Dan umumnya makanan jenis ini menjadi penyebab alergi pada anak juga.

Tiap orang mungkin memiliki reaksi alergi terhadap makanan tertentu, tapi tidak alergi terhadap makanan sejenisnya. Hal ini penting untuk mengkonsultasikannya dengan dokter. Karena kemungkinan adanya reaksi silang dalam alergi terhadap suatu makanan sejenis, seperti alergi terhadap kacang bisa jadi alergi juga terhadap kedele.

B. Makanan penyebab alergi yang secara umum ada di semua tempat:

Telur

Seperti semua makanan penyebab alergi, telur menyebabkan alergi pada anak umumnya di bawah tiga tahun. Penyebabnya adalah protein pada putih telurnya yaitu ovomucoid, ovalbumin dan conalbumin. Dan pada sebagian orang reaksi alerginya bisa hilang dengan memasaknya. Kadang orang alergi terhadap telur, karena dia alergi terhadap ayam.

Kacang

Seperti pada kacang tanah bisa menyebabkan alergi seumur hidup, namun beberapa penelitian menemukan pada beberapa kasus menghilang ketika menginjak usia dewasa. Alergen pada kacang tidak akan hilang walaupun dimasak, baik itu direbus ataupun digoreng. Tapi ketika kacang diproses di pabrik, dan industri makanan tersebut menghilangkan unsur proteinnya, maka kacang ini tidak memberi reaksi alergi.

Susu

Alergi terhadap susu sapi merupakan penyebab umum pada anak-anak. Hampir 7 persen pada bayi di bawah umur satu tahun. Reaksi alergi ini bisa jadi karena bayi mengkonsumsi susu sapi atau lewat ASI yang ibunya mengkonsumsi susu sapi. Dan biasanya reaksi alergi menghilang ketika menginjak usia tiga tahun. Tapi sekitar seperlimanya masih alergi sampai usia dewasa. Seseorang bisa alergi pada susu karena kandungan casein atau whey. Pada pemanasan dengan pasteurisasi, bisa menghilangkan alergi terhadap whey, namun tidak pada casein. Kadang susu yang dihidrolisis bisa membantu menghilangkan alerginya.

Gandum

Unsur protein gliadin pada gluten di gandum merupakan penyebab alergi. Maka pada gandum yang diproses tanpa gluten bisa diberikan pada bayi yang alergi terhadap gandum.

Kedele

Sebenarnya sangat jarang orang alergi terhadap kedelai. Karena begitu banyaknya produk kedelai dan turunannya, seperti tahu, tempe, susu kedelai. Namun ada beberapa bayi yang alergi terhadap kedelai, juga alegi terhadap susu sapi. Sehingga jalan lain untuk mengkonsumsi susu dengan hidrolisis atau casein formula.

Udang

Orang biasanya alergi pada udang, juga alergi pada kerang, kepiting, ranjungan. Bahkan adapula yang alergi pada bau masakan udang.

Dari beberapa makanan penyebab alergi ada yang hilang setelah melalui proses pengolahan. Anda harus konsultasikan dengan dokter. Baca lebih lanjut di cara alami mengobati alergi.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Custom Search

G+ Followers

Selamat datang di Infotipso kami sedang melakukan survey untuk memperbaiki layanan web kami teruskan logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved | Template Created by Infotipso Proudly powered by Blogger
-->