.

Cara Mengobati Flu pada Bayi

Mengobati bayi yang terkena flu atau pilek bisa dilakukan di rumah. Namun waspada jika ada demam yang menyertainya, jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius, maka anda harus segera membawanya ke dokter.

Flu atau pilek pada bayi bisa saja terjadi, karena penyakit flu mudah menular dari satu orang ke orang lain. Jika ada orang di sekitar bayi yang terkena flu, maka dengan mudahnya bayi akan terkena flu atau pilek, karena flu ditularkan melalui udara.

Flu pada bayi sering terjadi karena daya tahan tubuhnya yang menurun. Karena penyebabnya virus, maka pengobatan satu-satunya adalah dengan memperbaiki daya tahan tubuhnya. Yaitu tidur yang lebih lama dari biasanya.

Tidur adalah mekanisme tubuh memperbaiki daya tahan tubuh. Kalau anda amati kenapa bayi memiliki waktu tidur yang lebih banyak, karena bayi memerlukan tidur untuk membangun pertumbuhan maksimal pada tubuh dan organ di dalamnya. Mungkin anda gemas ingin bermain dengan bayi anda, namun jika tidurnya kurang maka daya tahan tubuhnya akan turun.


Jadi tidur memegang peranan penting disamping asupan ASI pada bayi. Salah satu dari keduanya kurang akan menurunkan daya tahan tubuhnya. Jadi bunda harus atur ritme tidurnya, kapan waktu bermain dan kapan waktunya tidur.


Berikut cara mengobati bayi yang terkena flu atau pilek di rumah:

A. Hindari penularan flu pada bayi.

Perawat bayi atau baby sitter atau mamanya harus dalam kondisi sehat, gunakan masker jika andapun terkena flu. Ini untuk menghindari penularan lebih lanjut ataupun berulang, karena daya tahan tubuh bayi yang turun.

B. Jaga kebersihan tempat tidur bayi.

Selalu cuci tangan sebelum menyentuh bayi, dan jaga kebersihan di sekitar tempat tidur ataupun lingkungan bayi. Bersihkan boneka atau mainannya yang mungkin menjadi sumber kontaminasi flu-nya.

Anda pasti tahu kebiasaan bayi. Mereka akan memegang mainannya, dan berusaha "memakannya". Pada usia mereka semua yang dipegang maupun dilihat adalah "makanan".

C. Berikan nebulizer kalau perlu.

Jika anda tidak punya nebulizer, uap hangat dari ketel yang dilewatkan lewat pipa bisa membantu melegakan pernafasannya. Karena uap hangat akan mencairkan cairan flu yang menyumbat jalan nafasnya. Hanya hati-hati dalam memberikannya, jangan terlalu panas. Selalu coba dulu pada anda, sebelum memberikannya pada bayi anda.

D. Istirahat atau tidur yang cukup.

Usahakan agar bayi lebih sering tidur, meskipun itu bukan waktu tidurnya. Dengan tidur dapat memperbaiki daya tahan tubuhnya menjadi lebih baik.

Saat tidur adalah saat penting bagi bayi dalam proses pertumbuhan dan membangun kekebalan tubuh dari segala penyakit. Tidur juga bisa mengembalikan vitalitas tubuh bayi.

E. Menjaga jalan nafas.

Miringkan kepala bayi ke satu sisi untuk membuatnya agar tetap bisa bernafas, seandanya flu atau pilek mulai mengganggu jalan nafasnya. Memang dia akan rewel saat sesuatu mulai menyumbat hidungnya. Dan dia akan mulai tenang saat mendapatkan saluran nafasnya kembali normal.

F. Memberikan pelega hidung.

Anda bisa memberinya mint pelega hidung, yang bisa membantunya melegakan atau melonggarkan pernafasannya. Hanya pastikan mint pelega hidung tidak digunakan oleh orang lain. Dan pastikan anda membersihkan ujungnya setiap memakainya.

G. Periksakan ke dokter, jika flu tak kunjung sembuh.

Flu biasanya akan hilang dalam 3 - 5 hari seiring membaiknya daya tahan tubuh bayi. Jika setelah masa itu belum juga sembuh, maka segera periksakan ke dokter.


Berhati-hatilah dalam mengobati flu pada bayi di rumah, anda harus cek secara teratur suhu tubuhnya. Walaupun tanpa keluhan jika suhu tubuhnya di atas 38 derajat celsius, anda harus segera membawanya ke dokter. Karena demam bisa berarti ada penyakit sekunder di belakangnya. Anda bisa lihat lebih lanjut di postingan cara mengobati demam, disitu dijelaskan jika ada flu disertai demam bisa jadi sebagai awal dari penyakit serius di belakangnya.

H. Jaga asupan gizinya.

Usahakan bayi mendapatkan asupan yang cukup, minum cairan hangat lebih sering. Jika masih mengkonsumsi ASI ekslusif, maka ASI sudah cukup hangat untuk melegakan hidung bayi dan memperbaiki daya tahan tubuhnya.

Ingat ASI mengandung kolostrom yang berguna sebagai antibodi dan menjaga tubuh dari infeksi. Anda bisa pelajari lebih lanjut di postingan kelebihan ASI dibanding susu formula. Disitu dijelaskan secara detail fungsi ASI dalam melindungi tubuh bayi dari penyakit.

Bila harus memerlukan susu formula sebagai asupan tambahan, maka carilah yang sesuai dengan tumbuh kembang anak. Sesuaikan dengan usia bayi, namun susu formula yang terbaik, yang bisa memperbaiki daya tahan tubuh bayi.

Postingan yang berhubungan dengan topik di atas:

Mekanisme dalam mengobati flu.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved