.

Makanan yang Mengandung LDL Kolesterol

A. LDL Kolesterol.

Makanan yang mengandung low density lipoprotein, atau LDL kolesterol, berasal dari kolesterol hewani atau produk komersial. LDL kolesterol, menurut American Heart Association, ditemukan dalam makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak tak jenuh. Lemak jenuh ditemukan di produk yang berasal dari hewan. Lemak tak jenuh ditemukan dalam produk komersial yang mengandung minyak terhidrogenasi parsial dan mentega. 

LDL Kolesterol perlu dipantau untuk memastikan kesehatan jantung Anda dan faktor resiko dari berbagai macam penyakit yang mematikan. Pola makan yang "asal enak" sudah harus dirubah, menjadi yang "asal sehat dan enak". Yang terbaik adalah memasak sendiri makanan anda, karena anda tahu komponen yang ada dalam setiap masakan.

B. Makanan yang masuk "daftar hitam" LDL kolesterol:

Susu dan turunannya.

Produk turunan dari susu mengandung LDL kolesterol dalam bentuk lemak jenuh. Menurut American Heart Association, "whole fat" pada susu dapat mencakup berbagai produk susu. Makanan mengandung LDL kolesterol termasuk susu, mayonais, mentega, krim, keju keras dan lunak, keju cottage, krim asam, es krim dan yogurt. Termasuk dalam kategori "whole fat" adalah produk yang berlabel mengandung 2 persen lemak.

Kuning telur

Sebenarnya kuning telur terkenal karena mengandung kolesterol dalam jumlah yang tinggi. Satu kuning telur, menurut USDA, dapat berisi 215 miligram LDL. Jika kolesterol merupakan "pantangan" bagi Anda, kuning telur bukan merupakan pilihan makanan yang direkomendasikan.

Daging merah

LDL kolesterol ditemukan dalam berbagai daging merah seperti daging domba, daging babi, daging sapi, dan sapi muda. Beberapa irisan daging lebih berlemak daripada yang lain, sehingga meningkatkan tingkat LDL. Menurut USDA, ukuran porsi iga dapat berisi sebanyak 72 gram LDL.

Jeroan juga mengandung LDL kolesterol. Jeroan termasuk hati, otak, babat dan ginjal. Sebuah ukuran 3-ons porsi hati dapat mengandung 320 mg LDL, menurut USDA.

Protein hewani

Sumber protein tanpa lemak seperti ayam tanpa kulit, ikan dan kerang semuanya mengandung LDL kolesterol. Namun jumlahnya lebih rendah dibandingkan dengan daging merah, menurut USDA. Kerang termasuk kepiting, lobster, kerang, tiram, udang dan kerang. Salmon direkomendasikan sebagai sumber protein rendah lemak oleh Klinik Mayo karena kemampuannya mengurangi LDL kolesterol sementara juga meningkatkan high density lipoprotein, atau HDL kolesterol, yang biasanya disebut kolesterol baik.

Makanan olahan

Daging olahan seperti sosis, pepperoni, ham dan hot dog mengandung LDL kolesterol, menurut American Heart Association. Makanan olahan lain yang mengandung LDL kolesterol termasuk sereal, roti, kerupuk, gorengan pada makanan cepat saji, makanan restoran, makanan kotak, makanan kaleng dan makanan yang sudah dikemas.

Makanan yang mengandung lemak tak jenuh

Makanan yang dibuat dari lemak yang dikeraskan pada suhu kamar mengandung lemak tak jenuh yang berbahaya. Lemak tak jenuh mengandung banyak LDL kolesterol, klaim USDA. Lemak tak jenuh sangat berbahaya, karena mereka menurunkan HDL kolesterol kita sambil meningkatkan kadar LDL kolesterol juga. Makanan mengandung lemak tak jenuh biasanya termasuk makanan yang dipanggang dan disiapkan komersial seperti kue, pie, cookis, pastri dan donat. Beberapa makanan ringan, seperti keripik kentang, akan mengandung lemak tak jenuh ketika digoreng dengan mentega.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved