logo blog
Selamat Datang Di Infotipso
Terima kasih atas kunjungan Anda di Infotipso,
semoga bisa bermanfaat dan memberikan pengetahuan pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Cara Mengatasi Laptop Overheating

Mungkin anda sering dipusingkan dalam mengatasi laptop yang overheating. Apalagi pada laptop yang sudah berumur lebih dari dua tahun, dan orang cenderung tidak tahu cara mengatasinya. Kita akan cari penyebab dari overheating dan cara mengatasinya agar berfungsi normal kembali.

Overheating pada laptop sering menyebabkan banyak masalah, mulai dari laptop crash/mati sampai kehilangan data. Kadang sering kita tidak tahu penyebabnya sampai kita sudah membakar motherboard pada laptop.

Langkah yang dilakukan untuk mengatasi overheating pada laptop:

A. Temukan penyebab dari overheating.

Cek dimana panas berasal, apakah tidak ada udara panas yang keluar dari laptop, yang berarti kipas pendingin mati atau nyala tapi dengan kekuatan yang lemah, yang berarti kita harus membersihkan kipas dari kotoran yang menyumbat. Atau jika tidak berfungsi sama sekali kita harus menggantinya.

Jika panasnya terasa dari arah tempat hardisk, cek apakah penggunaan RAM sudah overload. Sehingga sistem menggunakan hardisk sebagai RAM sementara. Maka hardisk menjadi lebih sibuk dari biasanya. Jadi langkah yang terbaik dengan mengupgrade RAM. Lihat di postingan cara upgrade laptop, disitu dijelaskan cara mengupgrade RAM laptop.

B. Membersihkan kipas dari debu.

Jika kipas pendingin masih bekerja, dan hanya terhalang oleh kotoran atau debu yang menumpuk. Maka anda bisa gunakan vacuum cleaner yang kuat, untuk menyedot debu yang menempel di kipas ataupun di heatsink. Hati-hati ketika membersihkan dengan vacuum cleaner, jangan kontra flow tapi ikuti aliran dari kipas pendingin.

Jika teknik tadi tidak berhasil, anda harus membuka laptop dan membersihkan kipas dan heatsink di luar. Karena jika terlalu lama, debu yang menempel tidak mudah untuk dibersihkan dengan vacuum sekalipun. 

Biasanya dengan kuas dan sedikit air bisa membersihkan kipas dari debu yang menempel. Sedang untuk heatsinknya anda bisa gunakan kawat untuk membersihkan kotoran yang menempel di sela-sela lubangnya. Jangan lupa menggunakan thermal pasta di heatsinknya saat mengembalikan ke boardnya. Hasilnya jika "pembersihan" berhasil. Kipas laptop akan terdengar lembut.

C. Mengganti kipas pendingin.

Jika anda memutuskan untuk membuka laptop dan mengganti kipas pendingin. Pastikan anda tidak lupa memberi thermal paste di heatsink. Kalau tidak, akan timbul masalah yang sama lagi, yaitu overheating.

Disini thermal pasta berfungsi melewatkan dinginnya heatsink ke prosessor atau chipset. Jadi jangan abaikan thermal pasta saat anda mengembalikan heatsin ke boardnya.

D. Melepas baterai laptop saat tidak diperlukan.

Cek bagaimana anda menggunakan laptop baterai. Sering kita tidak begitu peduli pada kondisi baterai. Selalu mencharger baterai dan tidak pernah menggunakannya. Baterai sering menimbulkan panas apapun kondisinya. Jika anda tidak menggunakannya lebih baik melepasnya dari laptop. Ini akan mengurangi panas berlebih dari baterai ke laptop.

E. Membersihkan debu di hardisk dan RAM.

Jika baterai sudah dilepas dan kipas sudah dibersihkan, masih terasa panas. Maka mungkin kotoran di hard disk atau hard drive bisa menyebabkan panas. Coba bersihkan daerah hard drive dan ruang di RAM slot dari kotoran yang mungkin menyebabkan panas.

F. Kurangi beban kerja CPU.

Cara termudah dengan menggunakan window taks manager. Lewat Ctrl + Alt + Del anda bisa load taks manager, Cek CPU usage setiap program yang running di background. Disable program yang tidak perlu. Atau matikan semua start-up program yang tidak anda inginkan. Cek di postingan cara meningkatkan laptop performa.

G. Rubah kebiasaan menggunakan laptop.

Pada laptop yang yang memiliki kipas pendingin di bagian bawah, anda harus menghindari menempatkan laptop di tempat tidur atau karpet atau tempat yang  mudah menutupi kipas pendingin sehingga menyebabkan laptop menjadi panas. Atau beli laptop stand, yang akan memberi ruang pada kipas pendingin untuk bekerja.

Coba gunakan multiple operating sistem. Seperti windows dan linux, cari mana yang membuat CPU usage menjadi lebih rendah. Beberapa linux model, memiliki kelebihan dalam menggunakan CPU usage, ini tergantung dengan kebutuhan anda.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Custom Search

G+ Followers

Selamat datang di Infotipso kami sedang melakukan survey untuk memperbaiki layanan web kami teruskan logo
Copyright © 2013. Infotipso - All Rights Reserved
-->